6 Bangunan Yang Dibuat Presiden Soekarno

Soekarno
KabarUnik23 - Daftar Bangunan yang dibuat Ir. Soekarno - Soekarno adalah presiden RI pertama yang juga merupakan orang yang pertama kali membacakan teks proklamasi Indonesia didepan umum. Sudah banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang dibuatnya. Peninggalan-peninggalan sejarah tersebut berupa bangunan-bangunan yang kokoh dan masih bertahan sampai sekarang. Lalu, apa saja bangunan-bangunan tersebut? berikut daftarnya.

1. Stadion Utama Gelora Bung Karno
Stadion Gelora Bung Karno
 Gelora Bung Karno adalah sebuah kompleks olahraga serbaguna yang berada di Senayan, Jakarta, Indonesia. Nama dari stadion ini diambil dari nama Presiden pertama RI yaitu Ir. Soekarno. Pemberian nama Bung Karno tersebut bertujuan untuk menghormati jasa-jasa yang pernah dilakukan Ir. Soekarno untuk Indonesia. Ir. Soekarno sendiri juga berperan besar untuk mencetuskan gagasan pembangunan kompleks olahraga ini.

Pada masa orde baru, Nama kompleks olahraga ini diubah menjadi Istora Senayan. Pengubahan nama ini diakibatkan karena gelombang reformasi. Setelah bergulirnya gelombang reformasi pada tahun 1998, nama kompleks olahraga ini dikembalikan ke namanya semula melalui Surat Keputusan Presiden No. 7/2001 [1]. Stadion ini memiliki kapasitas sebesar 100.000 orang dan mulai dibangun pada tahun 1958. Pembangunan ini didanai dengan kartu kredit lunak dari Uni Soviet sebesar 12,5 juta dollar AS yang kepastiannya diperoleh pada 23 desember 1958.

Proses Pembangunan SUGBK:
Stadion Gelora Bung Karno Tempo Dulu

2. Monas
Monas
  Monumen Nasional atau yang lebih akrab dikenal Monas ini dibangun pada 17 agustus 1961 dibawah perintah Ir. Soekarno. Monas ini memiliki ketinggian 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Diatas tugu Monas ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional ini terletak tepat ditengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monumen dan Musium ini dibuka tiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 Waktu Indonesia Barat.

Proses Pembangunan Monas:
Monas Tempo Dulu

3. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal adalah masjid yang berada di pusat kota Jakarta. Masjid ini berpredikat sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara. Masjid ini diprakarsa Ir. Soekarno sebagai pemancang batu pertama, sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal pada 24 Agustus 1951 dan diarsiteki oleh Frederich Silaban.

Masjid ini terletak di timur laut lapangan Monumen Nasional (Monas). Bangunan dari masjid ini terdiri dari 5 lantai. Masjid ini memiliki kubah yang berdiameter 45 meter. Masjid ini mampu menampung sampai dua ratus ribu lebih jamaah.

Selain digunakan sebagai aktivitas ibadah Umat Islam, masjid ini juga digunakan sebagai kantor Majelis Ulama Indonesia atau yang lebih akrab disebut MUI, dan juga digunakan sebagai aktivitas sosial dan kegiatan umum. Masjid ini juga menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Jakarta. Kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke masjid ini adalah wisatawan domestik, dan sebagian wisatawan asing yang beragama islam.

Pembangunan Masjid Istiqlal:
Masjid Istiqlal Tempo Dulu

4. Patung Dirgantara
Patung Pancoran
Patung Dirgantara atau yang lebih dikenal Patung Pancoran ini adalah salah satu monumen patung yang terdapat di Jakarta. Letak monumen ini berada di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Tepat berada didepan Kompleks perkantoran Wisma Aldiron Dirgantara yang dulunya dijadikan sebagai markas besar TNI Angkatan Udara. Posisinya cukup strategis karena merupakan pintu gerbang menuju Jakarta bagi pendatang yang baru saja mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma.

Patung ini mulai dibangun pada tahun 1964 - 1965 dan dirancang oleh Edhi Sunarso serta dibantu oleh keluarga Arca Yogyakarta. Patung ini terbuat dari perunggu yang memiliki berat mencapai 11 ton. Sementara tinggi patung Pancoran ini mencapai 11 meter, dan kaki patung mencapai 27 meter sehingga tinggi totalnya mencapai 38 meter.

Rancangan patung ini berdasarkan atas permintaan Ir. Soekarno untuk menampilkan keperkasaan bangsa Indonesia dibidang dirgantara. Penekanan dari desain patung tersebut berarti bahwa untuk mencapai keperkasaan, bangsa Indonesia harus mengandalkan sifat-sifat Jujur, Berani dan Bersemangat.

Proses Pembangunan Patung Dirgantara:
Patung Pancoran Tempo Dulu
 
5. Hotel Indonesia
Hotel Indonesia
Hotel Indonesia adalah hotel berbintang pertama yang dibangun di Jakarta. Hotel ini diresmikan pada tanggal 5 Agustus 1962 oleh Ir. Soekarno. Hotel ini dibangun bertujuan untuk menyambut pelaksanaan Asian Games IV tahun 1962. Bangunan dari Hotel Indonesia ini dirancang langsung oleh arsitek Abel Sorensen beserta istrinya, Wendy yang berasal dari Amerika Serikat. Dengan memiliki lahan seluas 25.082 meter persegi, hotel ini dijuluki dengan A Dramatic Symbol of Free Nations Working Together

Proses Pembangunan Hotel Indonesia:
Hotel Indonesia Tempo Dulu

6. Wisma Nusantara
Wisma Nusantara
 Wisma Nusantara adalah gedung perkantoran yang memiliki ketinggian mencapai 117 meter dan terdapat 30 lantai didalamnya. Wisma Nusantara ini terletak dekat dengan Hotel Indonesia di Bundaran HI, Jakarta, Indonesia. Gedung ini dibangun pada tahun 1964 dan selesai dibangun pada tahun 1967 dan gedung ini adalah gedung pencakar langit pertama di Indonesia.

Proses Pembangunan Gedung Wisma Nusantara:
Wisma Nusantara Tempo Dulu

Demikianlah Artikel Tentang  6 Bangunan Yang Dibuat Presiden Soekarno Kami harap artikel kali ini dapat menambahkan wawasan pengetahuan anda tentang sejarah Indonesia. Jangan lupa juga untuk selalu berkomentar.
Next
This is the current newest page
Previous
This is the oldest page
Thanks for your comment